-->

Iklan

Kalak BPBD Mura Komitmen, Menyatukan Langkah, dan Memastikan Siap Menghadapi Musim Kemarau

Rabu, 06 Mei 2026, Mei 06, 2026 WIB Last Updated 2026-05-07T02:04:50Z
Foto bersama setelah apel penanggulangan bencana daerah


Sumsel, perjuangankita.com - Mewakili Bupati Musi Rawas, Hj. Ratna Machmud, Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Musi Rawas, H. A. Darsan menghadiri Apel Kesiapsiagaan Personel dan Peralatan Penanganan Karhutla Sumsel sekaligus Reaktivasi Desk Karhutla Nasional Tahun 2026 di halaman Griya Agung Palembang, Rabu (6/5/2026).


Menurut Darsan, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas terus memperkuat kesiapsiagaan secara menyeluruh dalam menghadapi ancaman Karhutla dan cuaca ekstrim tahun 2026.


"Apel kesiapsiagaan hari ini merupakan momentum untuk memperkuat komitmen, menyatukan langkah, dan memastikan Musi Rawas siap menghadapi musim kemarau 2026 dengan kesiapsiagaan penuh," kata Darsan. 


Apel tersebut dipimpin langsung Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI, Djamari Chaniago, didampingi Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru.


Kegiatan ini ditandai dengan pemeriksaan personel dan peralatan, reaktivasi desk koordinasi nasional, serta simulasi penanggulangan karhutla secara terpadu.


Dalam arahannya, Menko Djamari menegaskan bahwa reaktivasi desk Karhutla menjadi pembeda utama tahun ini, guna memperkuat sinergi antar kementerian, lembaga, pemerintah daerah, hingga dunia usaha dalam upaya pencegahan, penanggulangan, penegakan hukum, dan pemulihan pasca-karhutla.


"Re-aktivasi Desk ini merupakan amanat Instruksi Presiden No. 3/2020, tentang Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan, khususnya untuk memperkuat koordinasi, sinkronisasi pengendalian, pemantauan dan evaluasi kebijakan pengendalian karhutla secara nasional," ungkap Menko Djamari Chaniago.


Menko kemudian menyampaikan arahan Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh Kepala Daerah, bahwa capaian penanggulangan karhutla sebelumnya yang sangat baik, harus dipertahankan dan ditingkatkan.


"Pemerintah tidak boleh lengah! Seluruh komponen bangsa harus memperkuat kesiapsiagaan, meningkatkan mitigasi, dan membangun kerjasama yang solid, agar karhutla dapat ditekan hingga ke titik minimal," tegas Menko Djamari Chaniago.


Menko Polkam Djamari Chaniago juga menegaskan bahwa Sumatera Selatan merupakan salah satu wilayah prioritas pengendalian karhutla. Secara historis, wilayah ini memiliki tingkat kerawanan yang cukup tinggi karena kombinasi karatker lahan gambut, lahan mineral kering, areal perkebunan dan riwayat kejadian kebakaran yang berulang.


"Presiden memberikan perhatian besar terhadap penanganan karhutla. Capaian yang sudah diraih harus dipertahankan, bahkan ditingkatkan. Kita tidak boleh lengah," tandasnya. (Rn)

Kesiangan apel bersama


Komentar

Tampilkan

  • Kalak BPBD Mura Komitmen, Menyatukan Langkah, dan Memastikan Siap Menghadapi Musim Kemarau
  • 0

Terkini

Topik Populer